Skip to content

GENERASI BARU DI DUNIA INTERNET

08/04/2009

WEB 3.0 – Semantic Web

Oleh : Saut J Tambunan

Kata Kunci : suggest, happen dan provide.

Setelah Web 1.0 (“Click” & “Surf”) dan Web 2.0 (Sosial), akan hadir generasi baru didunia internet yaitu Web 3.0. Teknologi ini pertama kali dimunculkan oleh Jhon Markoff pada tahun 2006. Definisi awal dari Web 3.0 adalah terkait dengan istilah intelligent web dengan memaksimalkan pemanfaatan semantic web, microformats, natural language search, data-mining, machine learning, recommendation agents, serta  artificial intelligence technologies. Tujuan utamanya adalah meningkatkan produktivitas dan kenyamanan pengguna internet melalui ketersediaan machine-facilitated understanding of information.

Web 3.0 merupakan Web semantik. Web semantik merujuk kepada kemampuan aplikasi komputer untuk lebih memahami bahasa manusia, bukan hanya bahasa yang baku dari para penggunanya tetapi juga bahasa yang lebih kompleks, seperti dalam bahasa percakapan sehingga memudahkan penggunanya untuk berkomunikasi dengan mesin. Web semantik dapat mengolah bahasa dan mengenali homonim, sinonim, atau atribut yang berbeda pada suatu database. Web semantik mengerti kalimat yang dibawah ini hampir sama seperti yang ada dipikiran manusia :

  1. The Beatles was a popular band from Liverpool.
  2. John Lennon was a member of the Beatles.
  3. The record “Hey Jude” was recorded by the Beatles.

Hal ini dapat dilakukan karena statement-statement yang ada di definisi oleh syntax semantik. Web Semantik bukan merupakan links antara banyak halaman web, Web semantik menggambarkan hubungan antara banyak hal (seperti yang merupakan bagian dari B dan Y adalah anggota Z) dan bagian-bagian dari perihal tersebut (seperti ukuran, berat, usia, dan harga).

Istilah web semantik itu sendiri diperkenalkan oleh Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web. Sekarang, prinsip web semantik disebut-sebut akan muncul pada Web 3.0, generasi ketiga dari World Wide Web. Bahkan Web 3.0 itu sendiri sering disamakan dengan web semantik. Web semantik menggunakan XML, XMLS (XML Schema), RDF, RDFS (Resources Description Network Scema) dan OWL.

Kunci dari Web 3.0 (Web semantik) adalah RDF, yang merupakan bahasa/syntax yang digunakan sebagai metadata data model sehingga dapat menggambarkan informasi dan resources dari sebuah web. Sehingga kita dapat mencari, menemukan, mengambil, mengumpulkan, menganalisis dan memproses informasi dari web.

Tim Berners-Lee berkata:

‘’People keep asking what Web 3.0 is. I think maybe when you’ve got an overlay of scalable vector graphics – everything rippling and folding and looking misty – on Web 2.0 and access to a semantic Web integrated across a huge space of data, you’ll have access to an unbelievable data resource‘’ – Tim Berners Lee.

semantic

Gambar 1. Ilustrasi Web 3.0.

Karakteristik Web 3.0 atau Semantik Web adalah : 

  1. Semantic Web (RDF, OWL, SWRL, SPARQL, GRDDL, semantic application platforms, and statement-based datastores). Sebuah web dengan kemampuan membaca situs semudah manusia membacanya. Satu informasi yang dibutuhkan oleh manusia dapat dengan mudah tersajikan dengan korelasi informasi yang tepat dan cepat.
  2. The 3D Web. Nuansa Web semakin menarik dengan adanya kemampuan visual 3D. Tanpa harus meninggalkan rumah maka kita dapat mengunjungi berbagai tempat di dunia lain secara virtual dengan kemampuan akses data dan interaksi secara realtime.
  3. The Media-Centric Web. Keyword bukan lagi satu-satunya cara untuk mendapatkan informasi yang dituju. Photo, audio, video akan menjadi cara lain untuk mencari informasi yang kita inginkan.
  4. Intelligent applications, natural language processing, machine learning, machine reasoning, autonomous agents.
  5. The Pervasive Web. Web akan dengan mudah diakses dengan berbagai cara dan alat berbeda. Intinya everywhere, anytime dapat akses web. Sementara kemudahan koneksi akan semakin berkembang, berbagai alat-alat elektronika akan mendukung upaya kemudahan koneksi internet. Maka koneksi internet tidak hanya sebatas di kantor, kampus saja, bahkan di kereta, bis,pasar, kamar tidur, dan lain-lain.

Web 3.0 menawarkan metode yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Web 3.0 juga memungkinkan fitur Web menjadi sebuah sarana penyimpanan data dengan kapasitas yang luar biasa besar.

Rumusan Web 3.0 = (4C + P + VS)

dimana :

  • 4 C : Content, Commerce, Community,  Context
  • P : Personality
  • VS : Virtual Search

Dengan formulasi tersebut, maka Web 3.0 adalah :  asisten pribadi yang mengetahui apa saja tentang anda dan yang anda dapat mengakses semua informasi pada internet untuk menjawab beberapa pertanyaan.

konvergensi

Gambar 2. Konvergensi teknologi

 

Pada Web 3.0, telah terjadi konvergensi yang sangat dekat antara dunia TI dengan dunia telekomunikasi. Dunia web dan telkomunikasi berkembang pesat seiring dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan perangkat TI dan telekomunikasi nantinya sudah seperti sama saja tidak ada bedanya. Saat ini saja pertanda seperti itu sudah mulai bisa kita rasakan walaupun masih belum sempurna. Kita dapat menonton televisi di ponsel atau komputer, mengakses internet di ponsel, melakukan SMS dan telepon menggunakan komputer, bahkan saat ini fasilitas email mulai ditinggalkan karena hadirnya fitur-fitur message atau testimonial yang ada pada situs-situs sosial network (Facebook, Friendster, dll).

Implementasi saat ini :

Web 3.0 masih belum sepenuhnya direalisasikan, Web 3.0 telah memiliki beberapa standar operasional untuk bisa menjalankan fungsinya dalam menampung metadata, misalnya Resource Description Framework (RDF) dan the Web Ontology Language (OWL). Konsep Web Semantik metadata juga telah dijalankan pada Yahoo’s Food Site, Spivack’s Radar Networks, dan sebuah development platform, Jena, di Hewlett-Packard. Saat ini kita sudah dapat menikmati teknologi web 3.0 dengan mengunjungi situs http://www.secondlife.com, situs ini memiliki fitur-fitur pada web 3.0.

example

Gambar 3. Website yang mendekati versi 3.0

Referensi :

Web 3.0 > Semantic Web >Web Object Retrieval, Zhezhu Wen, 2008

A Smarter Web, Jhon Borland, 2007

Web 3.0 – The Future is Here

http://www.w3schools.com/semweb/default.asp (diakses pada 28 Maret 2008)

 

2 Komentar leave one →
  1. 18/04/2009 11:55 AM

    postingannya keren mas… bener2 membantu saya nich…
    klu g keberatan, ditunggu komentar baliknya…
    sebelumnya, makasih ya…..

    • bangsaut permalink
      20/04/2009 12:19 PM

      Terima kasih bung ecko… senang rasanya bisa membantu anda…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: